Welcome to RH Salon & Family SPA

Doctors

Doctor's Feedbacks

DOCTOR'S FEEDBACKS

Berat badan anak kurang, solusi terbaik apa ya dok?

Memberikan suasana dan cara pemberian yang menyenangkan saat makan, misal memberikan musik yang CERIA (bukan musik yang lembut) dengan suasana yang menyenangkan, memberikan tontonan film (sambil melakukan stimulasi bicara dan bahasa), membawa ke taman, dll.


Selamat malam dok, sy mempunyai baby perempuan berumur 10.5 bulan. saat ini berat badan nya 8 kg dan panjang 76cm. saat ini nafsu makan dari anak sy sangat kurang dok. utk mengatasi nya, istri sy mencoba membuat makanan dgn menambahkan sedikit penyedap. apakah penyedap ini dibolehkan dok?
Terima Kasih - Arief

Dear Pak Arief,
Dengan usia bayi 10 bulan Berat badan normal nya adalah antara 7,7 - 9,3 kg dan dengan panjang badan sekitar 72 cm, jadi sebenarnya menurut ukuran itu masih normal, membicarakan tentang penyedap, TIDAK boleh memberikan penyedap pada makanan pada anak di usia pertumbuhan (merk nya beragam), karena penyedap memberikan efek buruk terutama bila sudah di ambang yang sudah FDA (food and drug administration) tentukan. untuk meningkatkan nafsu makan, sebenarnya orang tua sangat berperanan terhadap pola asuh makan :

  1. Orang tua harus memberikan asupan makanan dengan pola jam yang sama, sehingga pola lapar anak terbentuk, jadi ngga boleh hari ini makan jam 8 pagi, besok jam 10 pagi karena anak masih tidur, jadi biasakan juga membangunkan dengan pola jam yang sama.
  2. Susu tidak boleh di sebelum makan, jadi sebaiknya bangun tidur bukan langsung minum susu, ingat asup[an utama nutrisi bukan dari susu, tapi dari makanan yang beragam (karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral).
  3. Susu bukan sumber utama nutrisi, susu hanya pelengkap, susu hanya boleh 2-3 kali pemberian sekitar sekali pemberian 500 cc maksimal diberikan.
  4. Makanan sudah dibiasakan bervariasi sejak kecil, sehingga taste anak beragam dan sesori pengecapan dan penghidu terlatih dengan makanan yang bervariasi.
  5. Memberikan suasana dan cara pemberian yang menyenangkan saat makan, misal memberikan musik yang CERIA (bukan musik yang lembut) dengan suasana yang menyenangkan, memberikan tontonan film (sambil melakukan stimulasi bicara dan bahasa), membawa ke taman, dll.
semoga tips tersebut memberikan manfaat
salam

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Dear Dokter, Baby saya baru masuk 5M, berat badannya 6.3 kg apakah berat ini normal? baby saya juga susah sekali untuk tidur siang paling tidur hanya 30 m enit terus bangun. bagaimana mengatasi sulit tidur di siang hari ini? tetapi di malam hari tidurnya pulas sekali.
Thanks
Best regards, Melisa

Hi Mommy Melisa, Berat badan bayi Anda adalah normal. Perawatan Baby Spa yaitu Hydrotherapy & Massage secara mingguan utk bayi Anda disarankan agar perkembangan otot motorik lebih berkembang serta dapat membantu keluhan Anda. Tempat treatment yg terdekat bisa di lihat di www.rhbabyspa.com
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Siang dok, Anak saya, Joel, saat ini usia 4 bulan dengan bb/tb 6.72 kg/63 cm. Setelah imunisasi di usia 4 bulan, DSA memberikan sangobion drops untuk dikonsumsi setiap hari sampai “makannya cakep”. Saya coba discuss dengan saudara saya yang sudah jadi mommy duluan dan katanya baby dia gak pernah dikasih vitamin saat usia 4 bulan. Bagaimana ya dok yang sebenarnya.
Thanks
Best regards, Angela

Hi Mommy Angela, Sebenarnya pemberian vitamin tambahan tidak diperlukan asal asupan ASI nya cukup dan bagus proses hisapnya, karena seharusnya usia 4 bulan adalah masa ASI eksklusif dan blm boleh dapat tambahan lain lain seperti air putih, susu formula dan makanan tambahan.
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Dear Dokter, Mlm, Sy mau tanya kalo anak sy kembung trus perutnya itu cra nya gmn biar gk kembung lg ya dok? Tq dok.
Thanks
Best regards, Friana

Hi Mommy Friana, Bayi anda sering rewel dan menangis seakan akan merasakan ketidaknyaman dengan kondisi tubuhnya, ketika perutnya membuncit dan ketika diketuk seakan terasa adanya perubahan dari kondisi perut bayi normal. Hal demikian terjadi dikarena adanya peningkatan jumlah gas di dalam saluran pencernaan bayi atau dikenal dengan istilah kembung. Pada bayi yang kurang dari 4 bulan kondisi tersebut terjadi dikarenakan belum menghasilkan organ pencernaan yang kuat sehingga mudah meningkatkan gas di perut dan dibagian ususnya, meskipun demikian anda tidak perlu panik.

Anda dapat mencari tahu penyebab perut kembung pada bayi anda. Dalam keadaan normal di bagian perut memang memiliki kandungan udara akan tetapi tidak dalam jumlah yang berlebih sehingga kandungan udara akan kembali normal di dalam perut ketika bayi anda telah buang gas. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang menyebabkan pertambahan udara di dalam perut bayi sehingga mengakibatkan perut bayi kembung seperti kurangnya nutrisi yang tepat pada bayi anda, sedang mengalami gangguan pernapasan seperti sesak nafas sehingga udara masuk ke dalam bagian perut lebih banyak dari keadaan normal, bayi yang tidak dapat mentoleransi laktosa susu formula sehingga sebagian besar thecontent laktosa dapat menyebabkan gas dalam usus atau adanya gangguan passage (perjalanan makanan) pada bayi yang telah mendapatkan makanan pendamping ASI.

Bagi anda untuk mendeteksi bayi yang mengalami perut kembung dapat dilihat dari bagian perut yang lebih membesar dari biasanya, bayi anda gelisah dan menangis terus menerus, pada kondisi tertentu menarik-narik kakinya ke bagian perut, anda juga dapat melakukan ketukan lembut pada perut bayi untuk melihat perubahan yang terjadi dari keadaan normalnya. Perut kembung pada bayi dapat mengakibatkan kondisi yang tidak nyaman sehingga mengakibatkan bayi anda menangis lebih sering meskipun demikian anda tidak perlu panik kondisi perut bayi kembung dapat diatasi di rumah dengan cara-cara seperti dibawah ini :

  1. Menepuk lembut bagian punggung bayi. Pada bayi berusia dibawah 6 bulan, pemberian ASI merupakan nutrisi utama sehingga lebih sering mengkonsumsi susu. Anda perlu untuk menepuk bagian punggung bayi dengan lembut sambil menggendongnya. Anda dapat melakukan ini selama satu sampai dua menit sampai bayi bersendawa. Kembung mulai menurun ketika bayi bersendawa.
  2. Menggosok bagian perut bayi. Untuk mengatasi perut bayi yang kembung, anda dapat menggosok perut bayi dengan lembut, gunakan minyak telon untuk memberikan kehangatan di bagian tubuhnya. Langkah ini dapat mengatasi perut kembung pada anak-anak.
  3. Memberikan air hangat. Ketika perut bayi kembung, anda dapat memberikan sedikit air hangat untuk diminumnya. Selain itu, Anda juga harus menggunakan air hangat untuk mandi bayi. Langkah ini dapat memulihkan kembung perut bayi.
  4. Waspada dengan susu formula. Anda perlu waspada dengan susu formula yang dapat membuat beberapa perut bayi kembung. Anda perlu mengamati apakah bayi anda kembung perut setelah minum susu formula. Untuk beberapa waktu menghindari susu formula menjadi jalan terbaik.
  5. Melakukan latihan untuk bayi anda. Anda perlu membiarkan latihan bayi. Salah satu latihan yang dapat diterapkan dengan memegang kakinya dan kemudian bergerak perlahan-lahan. Langkah ini dapat meningkatkan gerakan usus dan mempermudah bayi untuk membuang gas.
  6. Membiarkan bayi anda aktif. Anda dapat mengisi waktu dengan bayi anda untuk bermain, anda perlu melibatkan bayi dalam kegiatan yang menyenangkan untuk membantu bayi mengeluarkan gad di dalam perutnya. Gerakan tubuh yang aktif dapat membantu bayi untuk mengeluarkan dari gas melalui sendawa. Dengan melalukan organic massage baby secara rutin di RH Salon & Family Spa dapat membantu mengatasi perut kembung pada bayi dan juga membantu melancarkan sirkulasi darah bayi dan membantu perkembangan motorik otot bayi.

Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Dear Dokter, Dok gmn ya carax biar si kecil mau lepas menyusui? Kebiasaan nya tiap malam sblm tdr harus nyusu dulu dok.soalx giix jg ud tumbuh.jd terasa sakit dok
Thanks
Best regards, Grace

Hi Mommy Grace, Bayi berhenti ASI atau susu formula itu saat anak sudah menginjak usia 2 tahun, bagaimana cara menghentikan anak menyusui adalah:

  1. Membiarkan anak untuk berhenti sendiri tanpa paksaan. Jika kita seorang ibu yang full time berada di rumah kita tidak akan terburu-buru untuk memisahkannya si kecil dengan ASI yang kita miliki. Cara ini memang akan membutuhkan waktu cukup lama hingga si anak benar-benar tidak mau lagi untuk menyusu. Mengurangi menyusui yang di pimpin oleh anak atau membiarkan ia untuk berhenti dengan sendirinya akan membutuhkan waktu 2,5 tahun. Secara perlahan kita juga harus menggunakan strategi penyapihan bertahap agar perlahan si kecil berkurang dalam kegiatan menyusu. Dengan memberikan makan gizi seimbang dan perut kenyang anak akan berhenti menyusu dengan sendirinya.
  2. Ibu yang mengakhiri proses menyusui terlebih dahulu. Meski anak terkadang rewel dan tidak mau jika harus berhenti menyusu secara tegas ibu yang memulainya. Di awal proses penyapihan saat anak berusia 1 hingga 2 tahun ia akan terlihat kaget dan terus mengiba minta ASI secara langsung, rewel, merengek hingga menangis terus dialaminya saat ini kita harus tegar. Dalam kondisi ini Ibu benar-benar tidak memberikan ASI pada si kecil. Memberikan minuman pengganti ASI secara perlahan dan terus menerus, karena yang memutuskan penyusui kita maka kita harus bisa bersabar dan terus memberinya peraliahan. Pada proses ini ibu cukup tegas benar-benar tidak memberikan ASI pada si kecil atau memberikan rasa pahit di sekitar puting agar anak tidak mau menyusui, hal yang bisa dilakukan biasanya menggunakan brotowali (sejenis jamu jamuan yang sangat aman buat bayi dan bahkan efeknya akan bagus buat kesehatan bayi, bisa di beli di pasar atau took yang menjual bahan bahan buat jamu). Namun banyak ibu yang mengakhiri proses menyapih mendadak ini saat bayi berusia 6 bulan bahkan sebelumnya usia tersebut, sangat disayangkan jika usia bayi masih berusia di bawah 6 bulan. Jika memang kita yang akan mengakhiri, maka kita perlu berkonsultasi dengan bidan atau pakar laktasi agar memenuhi syarat gizi.
  3. Penyapihan Parsial. Menyapih parsial berarti bayi menerima susu formula di samping menyusui. Mungkin ini banyak terjadi jika sang ibu tidak yakin bahwa ASI yang dimilikinya tidak banyak. Bisa pula terjadi jika pihak rumah sakit memberikan susu formula pada bayi dalam kondisi tertentu. Mengkombinasikan antara ASI dan susu formula. Bagi ibu yang baru saja melahirkan kemudian menggunakan metode parsial sebaiknya lebih memperhatikan bayinya sebab bayi bisa bingung puting.Jika sudah begini maka bayi bisa menolak untuk menyusu pada kita.
  4. penyapihan bertahap. Penyapihan bertaha mungkin juga banyak digunakan oleh beberapa dari kita setelah anak berusia mendekati 2 tahun kita bisa memulainya untuk memberikan susu botol atau cangkir jika ia masih menginginkan ASI. Saat bertahap ini kita tidak menolak jika sekecil menginginkan menyusu namun tidak menawarkan menyusui pula pada si kecil. Menunda menyusui dan membiasakan anak untuk minum dengan cangkir berisi air putih atau susu. Apa yang masih ia ingikan maka berikan namun kita juga mulai membisakan minum dengan menggunakan cankir. Secara perlahan kita merubah rutinitas si kecil dari terbiasa menempel dengan susu ibu mulai beralih ke media penghubung seperti cangkir atau gelas. Semakin lambat penyapihan terjadi semakin banyak waktu ini menyediakan bagi anak Anda untuk terbiasa dengan perubahan .Ada penurunan risiko komplikasi payudara saat menyapih terjadi secara bertahap dibandingkan dengan penyapihan mendadak.
  5. Penyapihan Sudden/ mendadak. Mendadak berhenti menyusui biasa terjadi jika ibu sakit atau tiba-tiba berhenti karena ibu tidak merasa sehat.Hal ini bisa menyebabkan anak rewel dan payudara bisa membengkak bahkan bisa terjadi penyumbatan seperti mastitis.

Jadi, mungkin kita bisa memilih atau bahkan telah mengalami penyapihan ini, lebih condong ke nomer berapakah kita.
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Sy mw tanya dok,anak sy berumur 1thn susah BAB dok.tiap bab kluar cm sedikit sekali.sehari bs berkali2 ky gt.makannya saat ini bubur tim.ini berlangsung sdh cukup lama dok.dari dy mp asi.cm dl g separah sekarang dl sesekali aja dy susah bab nya.ntr normal lagi.tp sekarang ini tmbh sering dok.sy sdh periksa ke dokter diberi obat pencahar.gmn y dok,ada solusi selain memberi obat pencahar kah? Kalo buah sdh sy coba kasih pepaya,pear yg bs bantu dy spy bab.terimakasih sebelumnya dok.
Thanks
Best regards, Riza Umami

Hi Mommy Riza Umami, Masalah susah BAB memang sering terjadi pada anak. Susah buang air besar atau sembelit disebut juga dengan konstipasi yaitu suatu keluhan akibat gangguan saluran pencernaan yang mengakibatkan tinja mengeras.Akibatnya hal ini sering kali membuat bayi merasa tidak nyaman dan menangis histeris. Rasa sakit ketika buang air besar yang terjadi pada anak ini tentu akan membuat orang tua khawatir dan merasa panik. Sembelit bukan hanya menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada anak, melainkan dapat juga memicu timbulnya gangguan kesehatan jika dibiarkan. Pada keadaan normal, biasanya anak buang air besar satu kali dalam sehari, tapi jika terjadi gangguan pencernaan bisa sampai beberapa hari tidak BAB. Pada dasarnya ada juga bayi mengeluarkan kotoran dan BAB yang berwarna hijau, berair dan keras, maka untuk mengatasi susah bab pada bayiada baiknya Bunda bisa melakukan cara seperti dibawah ini.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi sembelit yang terjadi pada anak Anda :

  1. ika Anak Anda diberi susu formula, perhatikan aturan takaran pengenceran sehingga didapatkan konsistensi yang pas dan tidak terlalu kental. Lihatlah pada label susu formula untuk mengetahui takaran yang dianjurkan saat memberikan susu.
  2. Mintakan rekomendasi susu formula yang tepat pada dokter. Atau ganti merk susu dengan produk lain yang lebih cocok untuk bayi Anda jika diperlukan. Sebab terkadang beberapa anak tidak cocok dengan susu merk tertentu. Namun perlu diperhatikan juga, sebaiknya Anda tidak terlalu sering menggonta-ganti susu formula yang diberikan. Mengganti susu formula terlalu sering dapat mengganggu pencernaannya, hal ini bisa menyebabkan sembelit atau malah sebaliknya yaitu terjadi diare.
  3. Oleskan minyak bayi pada sekitar anus bayi. Ini bisa membantu bila pada anus bayi terdapat lecet atau luka sehingga tidak terjadi peradangan yang lebih parah.
  4. Berikan pijatan dengan gerakan melingkar searah jarum jam secara lembut di sekitar perut bayi dari pusar ke arah luar. Anda bisa menggunakan minyak pijat bayi atau krim yang lembut untuk melakukan pijatan.
  5. Baringkan bayi dalam keadaan terlentang. Lakukan gerakan kaki seperti gerakan mengayuh sepeda di udara. Ini akan membuat otot-otot perut bayi bergerak dan memberikan stimulasi lembut pada usus besar sehingga memudahkan bayi untuk buang air besar.
  6. Perbanyaklah memberi asupan buah dan sayur pada anak, bisa juga dalam bentuk jus agar lebih menarik. Buah yang dapat membantu melancarkan BAB pada anak yaitu pepaya sehingga sangat baik untuk diberikan.
  7. Jika bayi masih menyusu pada Anda, sebaiknya perhatikan asupan yang dikonsumsi Ibu. Kemungkinan Anda kurang banyak mengkonsumsi serat seperti sayur dan buah atau kurang minum air. Hal tersebut juga akan berpengaruh pada kelancaran BAB pada anak. Ubahlah pola makan Ibu menyusui agar lebih baik, jangan sampai kekurangan serat dan air.
  8. Mandikan bayi dengan air hangat. Dengan begitu akan membuatnya rileks dan lebih mudah buang air besar. Dilakukannya spa baby (terdiri dari hydroterapi dan massage baby) akan sangat membuat bayi rileks dan pencernaan lancar.
  9. Beri minum air putih yang cukup, dan pastikan jumlah cairan yang dibutuhkan tercukupi. Hindari memasukkan sesuatu pada anus bayi ketika sembelit, hal tersebut bisa menyebabkan luka dan berbahaya.
Demikian jawaban yang diberikan, semoga dapat bermanfaat. Dan ditunggu kedatangannya di RH Salon & Family Spa.
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Dok sudah 4 minggu ini anak saya yang berusia 3 bulan mengalami batuk. Saya sudah berkonsultasi dengan banyak dokter tetapi belum juga sembuh , bahkan terakhir anak saya diminta untuk terapi nebulaizer dan sinar infra merah karena menurut dokter yang menangani anak saya terdapat lendir di saluran tenggorokannya dan akan sangat berbahaya jika sampai masuk ke paru-paru anak saya. Sekarang malah anak saya suaranya parau atau serak dan sulit untuk tidur dimalam hari. Mohon dokter bisa memberi penjelasan dan solusi agar anak saya dapat sehat seperti sedia kala.
Thanks
Best regards, Putri

Hi Mommy Putri, Buah hati ibu sepertinya menderita gangguan ISPA (infeksi saluran nafas atas ) karena alergi, jadi akan sering batuk dan pilek kalau terpapar dengan faktor alerginya, musti di cari tahu alergi terhadap apa, coba ibu analisa dan coba amati, bisa saja: AC, temperatur yang terlalu dingin, debu, bulu bulu, selimut, siang hari terpapar sinar matahari juga bisa atau apa saya yang ada di sekitar. konsultasikan dengan dokter imunologi nya untuk mencari penyebab alerginya. sedanhgkan saat buah hati ibu sedang batuk pilek bisa segera dibawa ke dokter anak dan melakukan pijat bayi untuk bayi batuk pilek yang bisa dilakukan di RH Salon & Family spa di cabang mana saja.
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014


Saya memiliki bayi usia 11 bulan. Saya menemukan bintik2 merah menyerupai biang keringat di bagian tangan. Kemudian merembet ke lengan tangan setelah itu dubur dan luar bagina anak saya. Jika dokter bs simpulkan itu biang keringat atau virus atau apa dok?? Masukan dokter sangat berarti krn saya panik sekali lihat baby saya skr ini dok. Thx
Thanks
Best regards, Fitri

Hi Mommy Fitri, Berikut jawaban dokter untuk pertanyaan mommy :
Untuk menentukan apakah itu biang keringat / alergi/ infeksi virus harus dilakukan pemeriksaan langsung bu, jadi saya sarankan langsung ke dokter kulit saja. tips sementara: jaga kondisi kulit anak dalam keadaan kering, berikan bedak silisil untuk tetap menjaga kulit bayi tidak lembab, hentikan produk kulit anak yang aman dan memang produk buat anak (lotion, sabun mandi, dll) dan ditunggu kedatangannya juga di RH Salon & Family Spa.
Salam,

Dr Gunadi(@tri_gunadi) - Jakarta, 3 Maret 2014